Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

MOTORplus - Online

| Bagi teman teman diluar kota yang ingin memesan onderdil modifikasi seperti yang ada di halaman rubrik, dapat menghubungi kami melalui kolom komentar dengan meninggalkan nama, nomor handphone yang bisa dihubungi atau sms, atau alamat email. Kami akan segera membalas dan mengkonfirmasi estimasi biaya termasuk biaya pengiriman |
Tampilkan postingan dengan label Yamaha Mio Soul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yamaha Mio Soul. Tampilkan semua postingan

Yamaha Mio Soul, Harusnya Kelas X-trem

Written By pijar mentariku on Kamis, 07 Maret 2013 | 04.21

YAMAHA MIOSoul, 2008 (Jakarta)




Jujur sebagai juri kami kepincut tampilan Mio Soul milik Budi Big Rahmanto dari Big Modification ini. Tampilannya konseptual, punya taste bagus dengan detailing sangat baik.

Hot Rod style yang diusungnya terkesan tidak maksa. Wheelbase ideal, ground clearance  pas untuk daily riding dan serasi secara dimensi. Sang builder bisa ‘meredam’ emosi estetika dengan  pemahaman bahwa motor harus bisa dipakai. Istilahnya, DFF alias Design Follow Function.



Ada catatan sip buat dishare. Paling utama kepadatan bodyworknya. Sudah jadi pekem Big Modification bahwa detail jadi penting dan juga utama. Semua koponen yang nempel dengan serius dan tingkat kerapihan tinggi.

Motor ini juga tergolong padat dan kompak, rake yang dipilih rapat agar tak tersisa banyak ruang. Apalagi ban belakang gendut menunjang  penampilan. ”Ukuran 180/55-14, mendekati gaya bobber style,” jelas tim Big yang mendesain pelek jari-jari rapat.


Sektor bodi, daya tarik utamanya permainan warna krom, nuasna gelap, hitam bergradasi, pen brush, grill dan desain setang mencerminkan khasnya hot rod.

Sayangnya Skubek Contezt sedikit diikuti peserta kelas X-treem. Akirnya kelas ini dihilangkan dan hanya ikut kelas Fashion Advance. Tentunya tidak bisa menang karen bodi sudah berubah dan kaki-kaki digeser.  
(motorplus-online.com)

Penulis : Isf@n | Teks Editor : KR15 | Foto : GT 
waroengkopikoe
04.21 | 1 komentar

Low Rider Californian Style

Written By pijar mentariku on Jumat, 05 Oktober 2012 | 01.51


YAMAHA MIOSOUL 2008 (JAKARTA)



Di negara kelahiran low rider di Amerika sono, ternyata aliran ini mempunyai banyak genre. Genre ini lebih dipengaruhi oleh daerah atau kota dimana aliran ini menjadi tren. Setiap genre mempunyuai ciri khas masing-masing.

Misalnya di New York, kental disebut low rider New York style yang berciri khas ubahan motor cenderung pendek. Jadi, jarang ditemui low rider dengan wheelbase panjang. Itu karena suasana kota New York yang padat lalu lintas.

Nah, menilik ubahan mio soul milik R. M. Mochamad Rizky Hardinas ini, lebih mengarah pada low rider Californian Style.  Gaya Californian style ini juga kerap disebut poser.  Aliran ini justru kebalikan dari new York style.

Geografis California yang terkenal dengan pantai dan jalannya yang lebar, memanjakan pecinta wheelbase panjang.  Karakter motor seperti ini cocok buat riding sore di pinggir pantai .

Inilah yang nampak pada skubek Yamaha ini. Mengaplikasi undur-undur yang membuat wheelbase melar lebih dari 10 cm dari standarnya. Makin sip dengan pemasangan pelek ring 14 inci dengan lebar 7,5 inci di buritan.  Dibalut ban Swallow 180-60/14. Lumanyan lebar. Ukuran ini, setara dengan lebar pelek mobil Suzuki Jimny spek off-road.

Di bagian haluan menggamit pelek selebar 5 inci dipadu ban swallow ukuran 140-60/14.  Pemasangan ini membuat aroma motor sedikit diwarnai aliran bomber.
 

Satu lagi ciri khas dari Californain style adalah part yang cenderung membentuk kurva atau membulat.  Diperlihatkan pada desain knalpot yang membentuk kurva.  Knalpot ini lazim dipakai pada aliran chopper yang mengiaskan lidah api.



Tak hanya pada knalpot, lubang hawa di cover CVT pun pun mendapat sentuhan oval. Part standar yang tadinya hanya slang kecil, digusur oleh filter udara aftermarket. 

Begitupun desain joknya.  Figur jok diubah total. Tak lagi terlihat sisa-sisa jok standar. Busa dibentuk ulang dengan nuansa membulat. Diberi tambahan busa di tengah untuk penahan pinggang yang juga berfungsi sebagai pembatas dengan boncenger.  Model jok seperti ini, sangat pas banget dengan perjalanan jauh tanpa sakit pinggang.

Mengimbangi figur jok yang membulat, pembungkus jok pun diambil dari bahan pilihan. Dibalut MBtech Camaro warna dominan biru. Sebagia pemanis, warna abu-abu disematkan pada bagia-bagian kecil yang menghiasi jok.

Dengan ubahan tersebut, skubek ini tak salah jika disebut Mio Californian Style. Mantap...
(motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan: Swallow 140/60-14
Ban belakang: Swallow 180/60-14
Sok depan: Trusty
Sok belakang: MX 
Jok: MBtech 

Penulis : Ipunk | Teks Editor : KR15 | Foto : Boyo waroengkopikoe
01.51 | 0 komentar

Yamaha Soul GT, Aura Muscle Car

Written By pijar mentariku on Selasa, 14 Agustus 2012 | 05.10



YAMAHA SOULGT 2012 JAKARTA



PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menegaskan kalau Yamaha Soul GT memang diperuntukkan bagi kaum adam. Makin diperkuat lagi lewat hadirnya Soul GT versi modifikasi ini. Kesan maskulin coba dipancarkan lewat modif beraura muscle car khas Amrik.

“Melalui modifikasi ini, ingin menonjolkan sisi maskulin dari Soul GT. Maka itu, konsep dari muscle car Camaro kami coba terjermahkan secara mendalam,” ungkap Eko Prabowo, GM Promotion & Community YIMM.

Konsep yang diterapkan, tak sebatas konsep. Tapi, memang berawal dari salah satu part yang seakan menjadi ikon buat dari Soul GT. Yaitu, headlamp. Lampu depan yang memiliki bentuk layaknya headlight di Chevrolet (Chevy) Camaro Coupe itu, jadi sumber insipirasi pengembangan modif yang dilakukan.

Enggak salah juga jika selain Camaro, konsep mobil Transformers ikut jadi sumber inspirasi. Terutama, dari tokoh Bumblebee. Itu karena YIMM ingin menjuluki Soul GT modif ini The Monster.

Genre modif sendiri lebih mengarah ke pacuan hot rod. Maka itu, Soul GT ini punya jarak sumbu roda yang lebih mudur. Selain itu, jarak terendah ke tanah dibuat lebih pendek.

Lebih panjangnya wheel base, akibat mesin yang dimundurkan. Pakai undur-undur atau lebih dikenal link arm, mesin dibuat lebih ke belakang sekitar 10 cm. Ini bikin dimensi keseluruhan kaki-kaki seakan bertambah panjang.

Tapi, selain dimundurkan, mesin juga ikut digeser ke sisi kiri sebanyak 5 cm. Kedua hal ini dilakukan karena roda belakang mengaplikasi pelek yang lebar. Pelek belakang pakai ukuran 7 inci. Sedang pelek depan, aplikasi 4 inci.

Bentuk pelek, dirancang berbeda. Artinya, enggak mudah ditemukan di pasaran. Lah wong dibuat sendiri kok. Karena bentuk palangnya menyesuaikan gaya pacuan hot rod yang kekar tapi terlihat dinamis. Ban depan aplikasi 120/70-14 dan belakang 160/70-14.

Simple tapi punya kesan kuat! Ini bisa dilihat dari pemakaian pin hood. Itu lho, part pengencang atau pengait kap mesin yang biasa diaplikasi di mobil-mobil balap. Nah, part ini juga diaplikasi di bagian cover depan Soul GT.

Cover bodi depan diibaratkan sebagai kap mesin. Itu karena part ini berada di atas headlamp yang menyerupai Chevy Camaro. Kesan pacuan yang mengumbar kecepatan pun terkuak.

Selain itu, pemakaian variasi pendukung ikut memperkuat kesan hot rod. Misalnya grip gas yang terbuat dari bahan aluminium bilet dan peredam getaran dari bahan telon. Begitu juga spion yang terbuat dari bahan yang sama. Keseluruhan finishing ditutup lewat paduan cat kelir kuning dan striping hitam doff ciri khas Camaro milik Bumblebee.

Mantap!
 (motorplus-online.com)

Penulis : Eka | Teks Editor : KR15 | Foto : Boyo



waroengkopikoe
05.10 | 0 komentar

Low Rider BoreUp

Written By pijar mentariku on Selasa, 19 Juni 2012 | 00.53


YAMAHA MIOSOUL 2009 JAMBI



Tiga tropi diraih Farlie di Yamaha Cuzztomatic 4, Region 2, Palembang. Juara 1 Kelas Automatic Airbrush dan Low Rider/Hot Rod, plus Juara II Automatic X-Treme MEFRIK. Kalau dengar cerita sebelumnya, Farlie lebih duluan membore up Mio Soulnya. 

Bore upnya Farlie bikin Mio Soul jadi  150cc. “Pas ada event contezt lokal beberapa waktu lalu di Jambi, saya coba main modifikasi. Eh gak tahunya, ubahan bodi bisa cocok dengan mesin saya yang sudah dibore up ini,” kata Farlie yang tinggal di Jl. Dr. Sutomo, Jambi. 
 

Nyambung banget bore up dengan gaya ubahannya Farlie yang menganut low rider. Low rider pastinya memperpanjang sumbu roda lewat modifikasi undur-undur. 
 

“Karena bore up motor jadi enak dipakai harian. Makanya, kadang saya pakai juga nih motor buat keliling sekitar rumah,” ulas Farlie yang tercatat sebagai anggota Pinang Group Modification Jambi.

Kalau dilihat ubahan undur-undur alias engine hanger di Mio Soul Farlie ekstrem juga. Engine hangernya jadi panjang 20cm. Dengan undur-undur panjang 20cm, skubek ala low rider bikinan Farlie akan susah bermanuver. “Enggak juga. Kecuali lewati jalan-jalan kelokan yang sempit. Baru terasa susahnya,” bilang Farlie. 

Bahan undur-undur di Mio Soul Farlie enggak memanfaatkan barang jadi. Tapi, engine hanger tadi dibikin sendiri pakai besi kotak yang tebal. 
 

Bobotnya akan bertambah lebih berat selain material undur-undur, tapi juga pelek yang dipakai. Rim yang digunakan Farlie punya Honda Jazz yang dicustom.
 

Makanya, Mio Soul jadi terasa berat di bagian belakang. Tapi, mesin lebih dulu dibore up bikin tenaga bertambah untuk menarik bobot yang jadi gambot.  Mantap brother.
  (www.motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan: Swallow 160/60-14 
Ban belakang: Swallow 160/60-14 
Sok depan: YSS 
Sok belakang: YSS 
Setang: X-1     
Penulis : Niko | Teks Editor : Nurfil | Foto : GT


waroengkopikoe
00.53 | 0 komentar

Big Matic Sporty

Written By pijar mentariku on Kamis, 14 Juni 2012 | 01.09

YAMAHAMIOSOUL 2008






Selain Kota Malang dan Ponorogo, konsep big matic juga ditunjukan oleh modifikator Denpasar, Bali. Digawanagi Made Ambara Suarjaya, Yamaha Mio Soul yang punya basic bodi lebar digarap menyerupai matik cc gede produk Yamaha.

Konsep awal diambil dari motor matik Yamaha Majesty yang berkesan mewah dan eksklusif. Lalu dikembangkanke arah sporty tanpa meninggalkan tema awalnya, yaitu matik berbodi besar,” ujar pemilik bengkel M1 di Jl. Gunung Muliawan Timur, Denpasar, Bali.




Kesan big matic bisa dilihat dari bagian depan. Karena itu yang menjadi ciri khas Majesty yang kini lebih sporty. Perombakan pun tidak terlalu repot, karena lampu utama hanya andalkan batok lampu copotan dari Yamaha Nouvo Z.

Penyesuaian lain juga terjadi di tebeng depan. Visor milik Kawasaki Ninja 250R yang berada di atas lampu utama, makin dipertegas tebeng baru dari cetakan bahan fiber. Uniknya lagi, di bagian itu ditempel LED yang ketika menyala akan terbaca M1.

Masih di bagian visor, ada sedikit improvisasi pada bagian spion. Kalau aslinya Majesty kaca spion berada di setang, pada Mio ini diposisikan di cover bodi. Katanya sih terinspirasi sejumlah moge terbukti hasilnya oke juga.

Sebagai penyeimbang tebeng depan yang sudah membesar, bagian belakang tak luput dari ubahan. Oleh Made yang pada saat itu ikut ajang Bali One Heart Contezt Modification 2010, Oktober lalu,Mio Soul dilengkapi komponen audio berupa 2 buah subwoofer dan speaker serta head unit. Alhasil, juara pertama kelas perform audio berhasil disabet.
Untuk urusan bodi belakang memang dibiarkan standar. Hanya ada penambahan bodi kit di dek juga di atas jok boncenger dibanding ubahan terdahulu. Begitu juga pijakan kaki tambahan di atas bordes juga di bagian dek belakang.

Urusan buritan, Made memaparkan kalau roda belakang sedikit dimundurkan. Katanya dia pasang part variasi undur-undur yang punya panjang sekitar 15 cm. Otomatis dudukan sok bekalang bagian atas dan bawah harus dibuatkan adaptor baru untuk menopang kedua sok.

Awalnya tunggangan ini dikrom plastik pada seluruh bodi Soul. Sekarang berkat trik dan pemilihan cat serta pernis pas, pada garapan Made, hanya memanfaatkan cat merah solid di sekujur bodi.

Sementara efek mengkilapnya ditujukan dengan memberi sentukan krom. Sentuhan itu fokus di beberapa bagian, terutama sayap dan bodi tengah. Sedang untuk pelapisan akhir, Made lebih merasa sreg kalau memilih merek DuPont. 
 (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
 
Pelek : Custom 14 inci
Ban : Delitire 120/70-14 dan 140/70-14
Sok depan : Upside down Variasi
Sok belakang : YSS classic
Knalpot : ZOX
Footstep : Bungbon
Tuas rem : Brembo
Setang : Custom
Penulis : KR15 | Teks Editor : Nurfil | Foto : Hendra Soni


waroengkopikoe
01.09 | 0 komentar

Ijo Lumut

Written By pijar mentariku on Rabu, 06 Juni 2012 | 04.47


YAMAHA MIOSOUL 2008

Ijo lumut di sini bukan berarti ikatan jomblo lucu dan imut. Tapi, lebih pada warna yang dipilih oleh Ratno Kriswanto dari Majalengka, Jawa Barat. Mio Soulnya dicat ulang kelir itu."Memang arti tadi hampir sama sih dengan statusku yang masih jomblo," kekeh Kris di awal pembicaraan. Tapi, enggak lucu dan imut? 

Kris menyerahkan itu semua pada Art Mark Project, guna melabur seluruh cover bodi Soul. Tentunya agar menyesuaikan dengan warna di STNK, yang tetap mangandalkan dominan hijau. Namun Kris minta diberi sentuhan grafis serta lambang garputala, yang menjadi lambang pabrikan Yamaha.
 

Selain masalah warna, Kris juga ogah kalau bentuk motornya masih standar. Setidaknya harus ada beberapa bagian yang dimodif. Ubahan yang diinginkannya sih simpel, lebih ke arah low rider.

"Maklum motor ini adalah motor harian, jadi modifnya jangan terlalu berat," kata Kris lagi. Motor ini juga acap dipakainya untuk perjalanan jauh ke Jakarta untuk urusan bisnis.
Demi mewujudkan tampilan skubek dambaan, Kris merujuk bengkel modifikasi Deni Motor (DM) yang piawai dalam urusan modifikasi. "Intinya pengin tema low rider, namun masih tetap mengusung unsur safety riding sehingga tetap nyaman dipakai jalan harian. Apalagi skubek ini jadi andalan sebagai tunggangan harian, " pinta Kris yang jujur mengaku lagi dan terus cari pacar ini.

Oleh Deni, punggawa DM, tampang asli Soul memang tidak banyak mengalami ubahan. Hanya fokus sektor kaki-kaki. Mengejar kesan low rider, kaki belakang sudah pasti mundur. " Dipasang besi undur-undur sekitar 25 cm. Dirasa pas, dan posisinya menyesuaikaan postur tubuh Kris agar nyaman ketika dibawa jalan," ujar modifikator di Jl. K.H Abdul Halim No.182, Pasar Balong, Majalengka.

Lanjut pada giliran penggantian pelek. Pelek ori Soul terpaksa diganti. Untuk depan dipasang variasi dari produk Rossi dengan lebar 3 inci yang dibalut karet ban Swallow ukuran 120/60-14.

Sedang bagian belakang, Deni menerapkan pelek mobil Suzuki APV yang sebelumnya sudah diubah menyesuaikan as roda Soul. Lebarnya mencapai 5 inci.

Beres itu, karena alasan safety tadi, piringan rem diganti dengan ukuran yang lebih lebar. Wah, sepertinya sudah siap lepas dari status jomblo nih?
 (motorplus.otomotifnet.com)

DATA MODIFIKASI
Ban belakang : Swallow 160/60-14
Sok depan : Yoshimura
Sok belakang : YSS
Knalpot : Honda Revo
DM : 0852-2406-2553


Penulis : Obet | Teks Editor : Nurfil | Foto : Obet


waroengkopikoe
04.47 | 0 komentar

Low Rider Elegan

Written By pijar mentariku on Sabtu, 02 Juni 2012 | 01.04

YAMAHAMIOSOUL 2008




Basicnya, bodi Yamaha Mio Soul memang sudah lebar dan punya lekukan futuristik. Dibanding Mio biasa atau Sporty yang lebih ramping, Mio Suol digarap ala low rider murni kayaknya sedikit aneh.

Itu sebabnya kenapa Joko A.R., modifikator from All Higam Modified, coba membuat Mio Soul milik Yohan Gunawan yang tinggal di dekat rumahnya beraliran low rider elegan. Sebab unsur klasik pada tunggangan ini sangat minim, tapi lebih banyak menonjolkan kesan mewah pada semua fitur.

“Kesan tersebut dipertajam dan ditunjukan lewat pemasangan bodi kit di beberapa bagian. Bodi kit mengandalkan bahan baku dari fiberglass. Lataran fiber lebih mudah dicetak mengikuti bentuk yang akan diinginkan,” lanjut modifikator yang punya workshop di Jl. Kaliurang No. 42, Malang, Jawa Timur.

Kembali ke pembahasan, lihat di samping kanan-kiri tebeng depan. Tampak bodi kit diracik menyerupai bentuk asli bodi Mio Soul, namun dimensi yang ada dibikin lebih melebar keluar atau ke samping. Dan biar kelihatan enak dipandang, lekukan pada bodi kit ini tidak lupa dibentuk ulang dengan cara melubanginya.

Selain sisi luar tebeng depan, bodi kit juga diterapkan di dek bawah atau alas pijakan kaki pengendara yang sudah pakai bordes variasi. Part pemanis tampilan ini dipasang sejajar dengan bodi kit tebeng depan hingga bagian bawah bodi belakang. Nggak hearan kalau bodi Mio Soul ini jadi terlihat besar dan lebar.

“Biar pegangannya kuat dan enggak gampang goyang saat dipakai jalan, bodi kit diikat mur-baut ke bodi asli Mio Soul. Ada yang diikat di tebeng depan, juga ada di bawah pijakan kaki. Pokoknya diikat sedemikian rupa supaya tampak lebih rapi,” lanjut Joko yang dipercaya Yohan itu.


Kesan low rider elegan juga ditunjukan lewat pemasangan sepatbor depan-belakang. Modelnya meruncing dengan bentuk yang hampir menutupi sebagian besar lingkar roda depan maupun belakang. Apalagi kalau lihat bentuk cover knalpot custom yang juga sudah didesain mengikuti kontur bodi kit bagian bawah. Pokoknya selaras deh.

"Semua itu akan terlihat lebih kental bila digandeng setang lebar custom di adaptor produk variasi. Apalagi dipadukan bentuk jok model ceper setelah dipapas, juga penggrafiran cover di bagian belakang, tepatnya di atas lampu rem belakang," bangga Joko yang motor garapannya sering menang di berbagai gelaran contezt modifikasi.

Soal tema yang dipilih Joko memang masuk di akal. Tapi, kalau MOTOR Plus boleh komentar, justru ubahan ini lebih menjurus ke arah modifikasi gabungan low rider dan big matic. Di mana kesan low rider tampak pada pemasangan undur-undur juga penerapan setang lebar.

Lanjut! Unsur atau nuansa big matic terlihat khas dari pemasangan bodi kit di beberapa bagian bodi skubek Yamaha ini. Bahkan itu juga sudah dipertegas lewat pemasangan ban donat ukuran besar yang punya ukuran lebar atau di atas 100/70-14 inci.

Mantab, Bro!
 (motorplus-online.com)


Pelek Mobil Dan Teromol Custom

Pemasangan ban lebar dan undur-undur di Mio Soul perlu strategi. Sebab, lebar profil ban akan pengaruhi posisi pasang roda di teromol dan rumah CVT kalau tidak ingin bergesekan nantinya.

Oleh sebab itu, undur-undur 30 cm yang dikasih stabiliser sok standar Mio Soul di triple T yang punya lebar 18 cm. Dipercaya Joko mampu meredam kejut mesin berikut rumah CVT ketika dipakai jalan.

“Sedang teromol CNC yang digabung pelek mobil lebar 6 ring 14 inci, dicustom ulang posisinya agar tapak ban tetap lurus pada saat roda dipasang ke poros,” ujar bapak ramah senyum ini.

DATA MODIFIKASI

Ban depan : Swallow 120/70-14
Ban belakang : Swallow 160/60-14
Knalpot : Custom
Footstep : Custom
Sok belakang : Yoshimura

waroengkopikoe
01.04 | 0 komentar

Language

Parent Link

Sponsored

The Incredibly Easy Website Builder! CO.CC:Free Domain Free Website Hosting pensiltua

Blog Archives

Blog Pop_up

Yuk.Ngeblog.web.id
PIJAR-MENTARIKOE

Tukeran Link Yuk...!
Silahkan copy kode di atas...!
Saya akan segera link balik...!

Visitor Onlines


Pusat Download Gratis

Masukkan Code ini K1-E17866-3
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com